Manusia dan Ujian

Manusia dan Ujian

Malam itu kami galau. Saya dan seorang sahabat. Menyadari kehidupan yang singkat. Waktu berlalu demikian cepat. Tanpa sadar usia telah makin meningkat. Namun kualitas diri tetap tak berperingkat. Keesokannya galau itu bertambah berat. "Aku pilih tidur", ujarnya. "Aku pilih nonton", saya menimpali. Bentuk pelarian sesaat dari berbagai problem yang tak pernah istirahat. Pekerjaan, keluarga hingga diri sendiri. Semua menumpuk dan membuat mood berantakan. Labil. Layaknya cuaca yang tak bisa diprediksi. Sebentar cerah namun bisa mendadak hujan badai. Ah, entahlah! Kami bicara tentang ujian hidup. Menyadari semakin hari semakin kompleks yang kami hadapi. Jauh sekali dari masa lalu yang serba mudah. Kepusingan kami hanya seputar tugas sekolah atau skripsi. Paling banter berantem dengan teman atau saudara. Sekarang? Alamak...semua numplek blek! Bentuknya melingkar bak benang kusut yang tak jelas mana ujung pangkalnya. Masalah oh masalah. Jika ia merupakan sebuah persoalan yang memerlukan pemecahan, memformulasikan jawaban tepatnya sih mudah. Tinggal tengok syariat Allah, selesai! Al Qur’an punya jawaban atas setiap masalah yang kita hadapi. Allah SWT...
Read More
Menaklukkan Deadline!

Menaklukkan Deadline!

"Anda meleset 100 % dari seluruh tembakan yang tidak anda lakukan" ~ (Wayne Gretzky) ~ Pernahkah kamu merasa buntu saat menulis??  Duduk berpuluh menit di depan notebook tapi tak satu kalimat pun yang mampu ditulis?  Ditinggal ngemil.  Balik lagi.  Tapi buntu itu belum juga berlalu.  Begitu terus sementara layar kedap-kedip membuat matamu mulai berkunang gegara memandanginya seharian.  Atau lain kali, kamu sudah semangat menulis!  Menemukan ide bagus, mulai merangkai beberapa kalimat yang akhirnya menjadi sebuah paragraf.  Namun apalah daya di tengah jalan terjadi berbagai insiden yang membuatmu tak lagi dapat meneruskan.  Kalau sudah begini, alamatnya file naskah tak selesai pun bertambah-tambah. Ajaibnya pertanyaan tentang sebab musababnya itu tak selalu bisa dijabarkan dengan mudah.  Ide banyak.  Bertebaran di sekitar.  Namun memilih satu tema spesial lalu mengolahnya menjadi tulisan renyah dan bermutu, itu yang sering membuat buntu!  Berbagai tips kece dari para penulis hebat sudah dibaca berulang-ulang.  Sayangnya belum mempan mengatasi persoalan buntu-buntuan ini!  Padahal jika mendengar tulisan teman-teman di grup yang kebanyakan telah...
Read More
Dancing in The Rain

Dancing in The Rain

“Life isn’t about waiting the storm to pass.  It’s about learning to dance in the rain” ~Vivian Greene~ “Kalut akibat masalah hidup, seorang penumpang kapal terjun ke laut”, kurang lebih demikian salah satu judul berita yang saya baca beberapa hari lalu.  Berhubung media lokal, saya pun langsung cuss mengunjungi portal beritanya.  Seorang penumpang berinisial DR (39 tahun) ini nekad menceburkan diri ke laut.  Setelah pencarian selama dua belas jam ia pun ditemukan oleh nelayan dalam keadaan masih hidup namun menolak diselamatkan.  Mungkin dia sudah tak tahan menanggung derita perpisahan dengan istri, bingung akibat tak mempunyai pekerjaan hingga menghidupi dua anaknya.  Meski demikian, artikel lain menyebut bahwa saat ditemukan ia mengenakan baju pelampung.  Jadi semacam hidup segan mati tak mau?? Disaat yang sama, saya mendengar kemelut lainnya.  Sepasang suami istri yang mengalami kebangkrutan.  Terjebak hutang hingga rumah pun melayang dan hidup menumpang.  Putra satu-satunya bukan membantu malah membuat masalah hidup makin membuntu.  Padahal masih ada putri bungsu yang harus diperjuangkan pendidikannya.  Namun sepasang...
Read More
Ketika Sider Bicara Dinamika

Ketika Sider Bicara Dinamika

“There is nothing permanent except change!” ~Heraclitus~ Punya grup WA?  Ada berapa grup yang kamu ikuti?  Sepuluh?  Dua puluh?  Atau mungkin ratusan??  Wowww!!  Tapi memang ada yang punya grup WA sebanyak itu!  Saya sendiri justru tipe yang agak selektif jika berurusan dengan gabung bergabung dengan grup ini.  Alasannya sederhana :  saya tak ingin menghabiskan waktu dengan mengikuti grup yang tidak akan memberikan kontribusi pada diri saya.  Kejam ya?  Tapi saya hanya ehm...sedang berusaha menata diri.  Itu saja!  *Please, jangan dibully habis ini yah.... :) Sedihnya, salah satu grup yang saya meminta sendiri untuk bergabung (bukan diundang) justru memutuskan membubarkan diri.  Ini bukan seperti grup menulis yang saya ikuti dan memang menetapkan aturan jika tak menulis maka silahkan keluar!  Atau grup resensi yang jika tak setor resensi maka langsung di DO oleh adminnya.  Tapi grup ini bubar!  Iyess...bubar!  *Diulang-ulang biar muncul efek dramatis, wkwk.... :lol: Meski saya hanya sider aka silent rider di grup tersebut namun sejujurnya ini salah satu grup yang bikin saya betah...
Read More