Ramadhan Ini

Ramadhan Ini

Setiap keluarga punya kebiasaan-kebiasaan unik jelang ramadhan dan lebaran. Saya pun demikian. Mama’ selalu menyediakan kurma, buah dan es sirup sebagai makanan pembuka. Kadang membuat berbagai jenis bubur atau kolak pisang dan labu. Tambah lagi hidangan utama yang beragam. Kebanyakan makanan favorit kami yang beliau masak bergilir. Dulu pernah saya tanya apakah beliau tak lelah memasak sebanyak itu? Pertanyaan ini terlontar sebab sadar tak banyak membantu beliau di dapur. Kala itu beliau mengaku kelelahan tapi juga menyatakan bahwa itulah kewajibannya. Subhanallah, luar biasa yaa sosok ibu itu? Nah, jelang lebaran lain lagi. Itu saatnya saya yang lebih banyak bereksperimen di dapur. Entah bagaimana, sejak kecil Mama’ dan Ama membolehkan saya bermain tepung jika ramadhan tiba. Sejak itu, saya suka sekali membuat cookies berbagai jenis. Biasanya setiap tahun, ada saja alat baru yang mereka belikan sehingga saya makin senang menguji coba resep. Yah, meskipun hasilnya terkadang tak selalu enak, hehe.... :) Tapi ramadhan kami kali ini berbeda dari yang lalu. Saya meminta Mama’...
Read More
Sehat, Cantik, Produktif

Sehat, Cantik, Produktif

Hei, menghilang kemana aja?? Pertanyaan ini sering terdengar akhir-akhir ini sebab tenggelamnya saya di dunia maya. Facebook tak tersentuh. Jangankan bikin status, share satu berita pun tidak. Hanya sesekali menyempatkan jempol nempel pada beberapa status teman ketika punya waktu senggang. Instagram pun hanya satu dua kali disemarakkan. Apalah lagi twitter yang memang sejak dulu jarang digunakan! Makinlah ia tak tersentuh sama sekali, hehe.... Duh, sesibuk apakah sampai segitunya? Hmmm...nggak sibuk juga sih! Cuma memang sedang mengurangi aktivitas. Beberapa tahun ini, kesehatan terasa menurun. Penyakit yang tak pernah terpikir akan mampir di tubuh setrong ini pun tetiba muncul. Ups, sejujurnya bukan tetiba ya? Hal ini muncul karena gaya hidup buruk yang dijalani selama ini. Bukankah kita hanya menuai apa yang ditanam di masa lalu? Fiuh, rasanya sulit menerima kenyataan bahwa tubuh tak setangguh dulu! Padahal ada dua orang yang harus dirawat : Ama yang sekarang rambutnya telah sempurna memutih dan Mama’ yang meski masih muda namun rentan. Ah, hari ketika melihat semua...
Read More
Manusia dan Ujian

Manusia dan Ujian

Malam itu kami galau. Saya dan seorang sahabat. Menyadari kehidupan yang singkat. Waktu berlalu demikian cepat. Tanpa sadar usia telah makin meningkat. Namun kualitas diri tetap tak berperingkat. Keesokannya galau itu bertambah berat. "Aku pilih tidur", ujarnya. "Aku pilih nonton", saya menimpali. Bentuk pelarian sesaat dari berbagai problem yang tak pernah istirahat. Pekerjaan, keluarga hingga diri sendiri. Semua menumpuk dan membuat mood berantakan. Labil. Layaknya cuaca yang tak bisa diprediksi. Sebentar cerah namun bisa mendadak hujan badai. Ah, entahlah! Kami bicara tentang ujian hidup. Menyadari semakin hari semakin kompleks yang kami hadapi. Jauh sekali dari masa lalu yang serba mudah. Kepusingan kami hanya seputar tugas sekolah atau skripsi. Paling banter berantem dengan teman atau saudara. Sekarang? Alamak...semua numplek blek! Bentuknya melingkar bak benang kusut yang tak jelas mana ujung pangkalnya. Masalah oh masalah. Jika ia merupakan sebuah persoalan yang memerlukan pemecahan, memformulasikan jawaban tepatnya sih mudah. Tinggal tengok syariat Allah, selesai! Al Qur’an punya jawaban atas setiap masalah yang kita hadapi. Allah SWT...
Read More
Menaklukkan Deadline!

Menaklukkan Deadline!

"Anda meleset 100 % dari seluruh tembakan yang tidak anda lakukan" ~ (Wayne Gretzky) ~ Pernahkah kamu merasa buntu saat menulis??  Duduk berpuluh menit di depan notebook tapi tak satu kalimat pun yang mampu ditulis?  Ditinggal ngemil.  Balik lagi.  Tapi buntu itu belum juga berlalu.  Begitu terus sementara layar kedap-kedip membuat matamu mulai berkunang gegara memandanginya seharian.  Atau lain kali, kamu sudah semangat menulis!  Menemukan ide bagus, mulai merangkai beberapa kalimat yang akhirnya menjadi sebuah paragraf.  Namun apalah daya di tengah jalan terjadi berbagai insiden yang membuatmu tak lagi dapat meneruskan.  Kalau sudah begini, alamatnya file naskah tak selesai pun bertambah-tambah. Ajaibnya pertanyaan tentang sebab musababnya itu tak selalu bisa dijabarkan dengan mudah.  Ide banyak.  Bertebaran di sekitar.  Namun memilih satu tema spesial lalu mengolahnya menjadi tulisan renyah dan bermutu, itu yang sering membuat buntu!  Berbagai tips kece dari para penulis hebat sudah dibaca berulang-ulang.  Sayangnya belum mempan mengatasi persoalan buntu-buntuan ini!  Padahal jika mendengar tulisan teman-teman di grup yang kebanyakan telah...
Read More