Markesot Bertutur

Markesot Bertutur

Kolom Markesot Bertuturnya Emha Ainun Najib yang dibukukan ini saya temukan di detik-detik terakhir saat berada di toko buku.  Demi buku ini, saya rela menggusur novel milik penulis favorit saya.  Maklumlah, kuota dana terbatas... *Ups...^_* Membaca sinopsis  di bagian belakang buku itu saja sudah bikin penasaran berat.  Apalagi setelah membaca lembar demi lembar isinya!  Terasa benar idealisme yang disuarakan  sang penulis.  Kebanyakan isi kolom ini adalah kritik pada penguasa ala Cak Nun yang memang bikin saya sukses merasakan nano-nano.  Sentilan-sentilan ala Markesot, Markendi, Markembloh dan Mar-Mar lainnya yang tergabung dalam KPMb (Konsorsium Para Mbambung) yang bernas dan cerdas itu mampu membuat saya hanyut bersama mereka.  Kadang prihatin, kadang sedih, kadang ikut marah dan tak terima!  Namun akhirnya tertawa juga!  Tak percaya? Mari kita baca bersama salah satunya! *** Kepekaan Untuk Mengamankan Demokrasi Tatkala sedang asyik-asyiknya para penghuni rumah Markesot mendiskusikan dan memperdebatkan isi Majalah Dinding yang makin hari makin aneh-aneh saja, mendadak datang seorang tamu yang tergopoh-gopoh dengan wajah pucat dan ketakutan. “Hei!  Kamu...,” Markesot...
Read More