Lempari Saja Aku Batu!

Lempari Saja Aku Batu!

Tak ada manusia sempurna. Tak ada manusia yang tak pernah salah. Tapi manusia bisa belajar menjadi sosok yang lebih baik dari kesalahan-kesalahan masa lalunya. "Nih, pegang...", seorang laki-laki menyodorkan toples. Aku yang sedang menikmati pertumbuhan tanaman kedelai di kebun pun agak terheran. Cowok itu sedang apa?? "Ada ulaaat...", dia menangkap satu ulat daun kecil. Kalau mau jujur, aku takut dengan binatang itu!! Hiiiiyyy...rasanya geli dan ingin melarikan diri. Tapi anehnya, aku tak beranjak. Malahan membuka tutup toples dan menyorongkan ke hadapannya dengan santai. Dia tersenyum. Ehm...yang senyum itu si cowok yaa?? Bukan ulatnya! Lalu dia balik ke rumpun tanaman dan kembali berburu serangga. Ya, hari itu kami pengamatan hama dan penyakit tanaman. Cowok ini kesukaanku. Aku bahkan pernah iseng beberapa kali nitip salam padanya melalui teman cowokku yang lain. Tapi tak sekalipun dia membalasnya. Dikenalkan dia adem. Diajak nongkrong bareng dia cool. Tak satu pun sinyalku dibalasnya. Apes banget yaa? :cry: "Kos kamu dimana?", tanyanya dengan nada lembut. Ia tiba-tiba berbalik lalu memasukkan...
Read More