Popularitas Clara

Popularitas Clara

“Ini Ridwan ya?”, tanya Clara pada laki-laki di hadapannya itu. Yang ditanya memandangnya lekat-lekat.  Ada gurat terkejut sekaligus penasaran di matanya. “Kok bisa sampai sini?”, tanyanya balik. “Ya bisa lah!  Tapi masalahnya, ingat nggak sama aku?”, tanya Clara lagi dengan senyum jahil. “Hehe...”, laki-laki itu tersenyum malu.  Sungkan untuk mengatakan lupa namun juga tak bisa menyembunyikan ekspresi kejujuran tentang penghapusan memorinya yang telah lalu. “Coba ingat-ingat deh!”, tantang Clara. “Hmmm...”, dia memandangi Clara sambil berusaha keras mengumpulkan ingatannya.  Nihil! “Wah, beneran nggak ingat?”, tanya Clara terkejut. Ridwan tersenyum.  Memamerkan deretan gigi putihnya yang bersinar seperti bintang iklan pasta gigi.  Juga lesung pipinya. “Kalo sudah di atas lima tahun biasanya sudah agak-agak lupa nih...”, ujarnya malu. “Ya ampun, dia beneran lupa sama aku!”, keluh Clara setengah histeris.  Sementara Evi berusaha menyembunyikan tawa geli yang sejak tadi ditahannya. Empat Jam sebelumnya.... Bip bip bip....  Sebuah pesan singkat masuk ke handphone Clara, sementara sang pemilik masih antri di depan kasir pembayaran pajak.  Buru-buru ia meraih galaxi note di dalam kantong jilbabnya. “Cepetan ke siniiii...”, sms Evi...
Read More
Pakaian Kerja

Pakaian Kerja

"Mbak, kerja dimana sih??  Boleh ya bajunya seperti itu?”, tanya Mbak karyawan SPBU saat saya sedang khusyuk ngantri pertamax.  Ini bukan pertanyaan pertama yang saya dapat.  Sejak pertama kali bekerja hingga sekarang, tatapan mata heran itu masih sering saya dapatkan.  Dulu teman-teman satu angkatan seringkali merasa “tertipu” jika melihat pakaian saya.  Dari luar terlihat seperti blus dan rok namun ternyata di bagian dalamnya bersambung.  “Mbak, ternyata ini gamis tho??”, mereka heran.  Dan kami pun biasanya akan mulai berdiskusi panjang. Saat bertugas di lapangan rasanya seperti burung lepas dari sangkar.  Bebas!  Pakaian dinas berupa jilbab ala-ala yang menipu mata tadi hanya dipakai saat kegiatan formal saja.  Selebihnya saya lebih suka menggunakan jilbab hitam plus kerudung instan warna-warni yang nyaman dipakai.  Lengkap dengan jaket, masker wajah, sarung tangan dan sepatu kets.  Ehm...dalam beberapa kasus bahkan saya lebih suka sendal jepit, wkwk....  Tak ada suara keras yang protes!  Menurut saya itulah salah satu nikmat kerja di lapangan! Perubahan terjadi saat saya “terpaksa” mulai ngantor.  Jilbab...
Read More