Ketika Sider Bicara Dinamika

Ketika Sider Bicara Dinamika

“There is nothing permanent except change!” ~Heraclitus~ Punya grup WA?  Ada berapa grup yang kamu ikuti?  Sepuluh?  Dua puluh?  Atau mungkin ratusan??  Wowww!!  Tapi memang ada yang punya grup WA sebanyak itu!  Saya sendiri justru tipe yang agak selektif jika berurusan dengan gabung bergabung dengan grup ini.  Alasannya sederhana :  saya tak ingin menghabiskan waktu dengan mengikuti grup yang tidak akan memberikan kontribusi pada diri saya.  Kejam ya?  Tapi saya hanya ehm...sedang berusaha menata diri.  Itu saja!  *Please, jangan dibully habis ini yah.... :) Sedihnya, salah satu grup yang saya meminta sendiri untuk bergabung (bukan diundang) justru memutuskan membubarkan diri.  Ini bukan seperti grup menulis yang saya ikuti dan memang menetapkan aturan jika tak menulis maka silahkan keluar!  Atau grup resensi yang jika tak setor resensi maka langsung di DO oleh adminnya.  Tapi grup ini bubar!  Iyess...bubar!  *Diulang-ulang biar muncul efek dramatis, wkwk.... :lol: Meski saya hanya sider aka silent rider di grup tersebut namun sejujurnya ini salah satu grup yang bikin saya betah...
Read More
Satu Kerja Berkali Manfaat

Satu Kerja Berkali Manfaat

Yang namanya rejeki itu memang nggak bakal kemana!  Siang menjelang sore kemaren tiba-tiba dapat info kedatangan Mbak Asma Nadia di kota saya.  Eh, katanya ada jumpa fans?  Nggak boleh disia-siakan ini!  Langsung deh daftar karena informasi awalnya hanya untuk 30 seat aja.  Meski bukan fans berat tapi buku-buku beliau sudah lama menemani saya ketika ingin merubah bacaan menjadi lebih Islami.  Zaman masih unyu-unyu, saya baca Aisyah Putri.  Sekarang favorit saya, Cinta di Ujung Sajadah, haha... Kemaren merupakan pertemuan pertama saya dengan penulis fenomenal yang telah menerbitkan puluhan buku yang nongkrong di barisan best seller ini.  Beberapa diantaranya bahkan difilmkan ya?  Penghargaan pun berderet-deret didapatkan.  Luar biasa!  Ternyata setelah bertemu langsung, sosoknya lebih luar biasa lagi.  Ramah, murah senyum dan yang paling saya suka adalah motivasi-motivasinya saat mendorong kaum muda menulis. Di awal beliau menceritakan sekilas pengalaman masa kecilnya bersama buku.  Suka membaca tapi karena keterbatasan maka beliau dan kakaknya, Mbak Helvy Tiana Rosa (nah, kalo beliau ini saya fans berat), tak mampu...
Read More
Jejak di Semesta

Jejak di Semesta

Sejak dulu saya punya kebiasaan buruk saat menulis.  Tulis beberapa kalimat, hapus.  Tulis beberapa paragraf, edit.  Jika sudah banyak yang dirasa tak sesuai standar akibat mood berantakan, dll maka saya pun meninggalkan draft tulisan tersebut.  Bisa dibayangkan dong gimana akhirnya saya punya banyak draft tulisan yang tak kunjung selesai?  Hehe.... Kebiasaan lainya muncul ketika menulis fiksi.  Lama sudah saya menyukai aktivitas menulis di genre ini.  Tapi masalahnya, setiap selesai menulis tak langsung diposting di blog.  Selalu ada teman yang dijadikan sasaran uji coba membaca.  Biasanya saya akan mendengarkan masukan-masukan mereka terhadap cerita dan itulah yang menjadi pertimbangan paling besar untuk posting.  Ketika akhirnya tak jadi diterbitkan, beberapa dari mereka pun kesal!  Pas diminta membaca diburu-buru agar segera selesai bahkan komentar pun udah berhati-hati pake bingits, eh...ternyata nggak terbit juga!  Pedih, bu.  Demikian keluh mereka, hehe.... Terkadang ada tulisan-tulisan yang bagi mereka sayang banget nggak diposting di blog tapi saya adem-ayem aja.  Ada juga tulisan yang ngebet banget pengen saya posting tapi mereka...
Read More